Pages

Selasa, 18 November 2014

Cara Tumbuhan Beradaptasi

ADAPTASI TUMBUHAN
Adaptasi adalah kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitar.
Berdasarkan kemampuan beradaptasinya tumbuhan dibedakan menjadi :
1.     Hidrofit yaitu kemampuan golongan tumbuhan untuk hidup di lingkungan air.misal lotus/teratai.
2.     Halofit yaitu kemampuan suatu tumbuhan untuk hidup di lingkungan yang berkadar garam tinggi.
3.     Mesofit yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untukhidup di lingkungan yang cukup air.misal kopi dan coklat.
4.     Xerofit yaitu tumbuhan yang hidup di lingkungan yang kering dan sedikit air. Contoh kaktus dan kurma.
5.     Higrofit yaitu kemampuan suatu tumbuhan yang hidup di daerah yang lembab. Misal, lumut dan paku-pakuan.
6.     Tropofit yaitu golongan tumbuhan yang hidup di lingkungan yang mengalami pergantian antara basah dan kering dengan cara menggugurkan daun pada musim kemarau. Misal jati, randu, kapuk, dan cemara.
 Adaptasi Tumbuhan Air
a. Terapung
Tumbuhan air yang mengapung beradaptasi dengan lingkungan air dengan cara tangkai daun dan batangnya mempunyai rongga-rongga antar sel yang berisi udara, sehingga dapat mengapung. Daun melebar dan akarnya banyak.
Contoh : Salvina natans ( Paku sampan), Eichornia sp. (eceng gondok), Azolla pinnata , Sargassum

b. Tenggelam (Terbenam)
Tumbuhan yang seluruh tubuhnya terbenam dalam air mempunyai akar yang melekat di dasar air.
Contoh : Vallisneria , Chara , Hydrilla , Calomba .
c. Sebagian tubuhnya terbenam
Tumbuhan yang sebagian tubuhnya terbenam mempunyai akar yang melekat di dasar dan daun-daun yang terapung di permukaan air. Tumbuhan ini beradaptasi dengan lingkungannya dengan adanya saluran udara pada batang atau tangkai daunnya.
Contoh : Teratai, padi, bakau.

d. Tumbuhan pantai
Tumbuhan yang hidup di pantai dan sering kena hempasan air laut beradaptasi dengan adanya akar yang banyak dan kuat (akar tunggang).
Contoh : Bakau, Api-Api.
Adaptasi Tumbuhan Darat
a. Untuk mengurangi penguapan air, bentuk penyesuaian tumbuhan adalah :
1) Menggugurkan daunnya pada musim kemarau panjang.
Contoh : tumbuhan jati, akasia, randu, flamboyan.
2) Mematikan tubuh bagian yang di atas permukaan tumbuhan yang sebagian tubuhnya tanah. Tumbuhan yang beradaptasi dengan cara seperti ini tidak tampak di atas tanah sepanjang musim kemarau.
Contoh : Gramineae (padi-padian), Zingiberaceae (jahe-jahean), Liliaceae, Araceae
3) Daunnya kecil, berbentuk jarum atau berbentuk sisik, misalnya pada kaktus.
4) Daunnya tebal dan mempunyai sedikit stomata.
5) Stomata terletak di permukaan bawah daun, atau tersembunyi pada lekukan urat-urat daun.
6) Daun berlapis kutikula tebal dan berbulu.

1 komentar:

 

Blogger news

Blogroll

About